Liam Livingstone mengungkapkan pandangannya tentang kepribadian Virat Kohli di luar lapangan, menurut Hindustan Times. Dalam sebuah wawancara, pemain serba bisa asal Inggris ini berbagi cerita tentang waktunya bersama Kohli di Royal Challengers Bengaluru pada IPL 2025, menyoroti preferensi bintang pemukul ini untuk menjalani kehidupan yang lebih tenang di luar kriket.
Apa yang Terjadi
Bermain bersama Kohli selama IPL 2025, Livingstone menggambarkan kontras yang mencolok antara sifat kompetitif Kohli di lapangan dan sikap tenangnya di luar lapangan. “Di lapangan, dia sangat kompetitif. Tapi, jauh dari kriket, dia adalah orang yang sangat baik, santai, suka menghabiskan waktu dengan keluarganya,” ujar Livingstone di Stick to Cricket Podcast.
Kohli, yang dikenal dengan performanya yang garang, belakangan ini lebih fokus pada keluarga dan kesejahteraan pribadi. Livingstone mencatat preferensi Kohli untuk menjalani kehidupan yang lebih tenang, mengungkapkan bahwa dia sering menghindari perhatian publik yang datang dengan ketenarannya di India. “Dia tidak benar-benar ingin selalu menjadi pusat perhatian. Dia benar-benar orang yang baik,” tambah Livingstone.
Kenapa Ini Penting
Keseimbangan Kohli antara persona publiknya sebagai bintang kriket dan kehidupan pribadinya mencerminkan tantangan yang dihadapi atlet di bawah sorotan. Tuntutan ketenaran dapat menyebabkan stres yang signifikan dan mempengaruhi kesejahteraan pribadi. Pilihan Kohli untuk memprioritaskan keluarga dan kedamaian batin menyoroti pengakuan yang semakin besar terhadap kesehatan mental dalam olahraga.
Latar Belakang
Pada 27 Mei 2025, Kohli memimpin RCB meraih gelar IPL pertama mereka. Semangat kompetitifnya di lapangan berkontribusi besar pada kemenangan tersebut. Sejak saat itu, dia semakin mencari ketenangan dalam kehidupan keluarga, menghabiskan waktu jauh dari hiruk pikuk media di India dan merangkul gaya hidup yang lebih spiritual.
Apa Selanjutnya
Penampilan Kohli di IPL 2026 terus menarik perhatian saat ia berupaya meningkatkan pendekatan memukulnya. Dia menyelesaikan musim sebagai pencetak gol terbanyak RCB, dan dukungan pelatihan berkelanjutan dari staf RCB mungkin akan lebih mengembangkan permainannya di musim mendatang.

