Tommy Fleetwood bersiap untuk tampil kuat di Memorial Tournament, menurut PGATour.com. Saat titik tengah mendekat, ia tetap bersaing meski mengalami putaran kedua yang kurang memuaskan di Muirfield Village pada 27 Mei 2026.
Apa yang terjadi
Ketika Memorial Tournament memasuki putaran ketiga, beberapa pegolf mengalami kesulitan dengan skor tinggi. Terutama, Rickie Fowler mencetak 82, sementara Akshay Bhatia mencatatkan 80 dan Daniel Berger meraih 81. Bahkan Jordan Spieth mencetak 79, menunjukkan tantangan yang ada di lapangan.
Berbeda jauh, J.T. Poston muncul sebagai pemimpin 36 lubang dengan skor luar biasa 7-under 65. Penampilannya menonjol karena ia meraih 9,11 stroke lebih baik dari lapangan, jauh mengungguli pesaing seperti Ryan Gerard, yang meraih 5,11 stroke tetapi tertinggal jauh di belakang Poston.
“Skor 65, sementara rata-rata putaran adalah 74,11, sebenarnya gila,” kata seorang sumber.
Mengapa ini penting
Kesulitan banyak pemain top menyoroti sifat kompetitif turnamen ini. Dengan skor tinggi mendominasi papan peringkat, Poston menjadi pemain kunci yang harus diperhatikan. Penampilannya yang mengesankan menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan pemain lain, termasuk Fleetwood, untuk memberikan tantangan serius.[2]
Fleetwood, meskipun mengalami putaran kedua yang kurang memuaskan dengan 1-over 73, menunjukkan akurasi driving yang kuat, berhasil mengenai sembilan dari 14 fairways. Konsistensinya dari tee membuatnya menjadi pesaing yang berpotensi meningkatkan posisinya secara signifikan.[1]
Latar Belakang
Pada 25 Mei 2026, putaran pembukaan Memorial Tournament dimulai di Muirfield Village, dengan para pemain menghadapi pengaturan lapangan yang sulit. Fleetwood mencetak 5-under 67 di putaran pertama, menunjukkan driving yang baik tetapi kesulitan dalam pendekatan.[3]
Seiring berjalannya turnamen, menjadi jelas bahwa akurasi driving yang konsisten sangat penting untuk sukses, dengan banyak pemain mengalami kesulitan di lapangan.
Apa selanjutnya
Putaran final dijadwalkan pada 28-29 Mei 2026, dengan penampilan krusial dibutuhkan dari Fleetwood dan lainnya untuk mengubah dinamika saat mereka bersaing memperebutkan gelar di acara bergengsi ini.

