Insider di beberapa perusahaan dengan dividen tinggi melakukan pembelian saham signifikan, menurut Contrarian Outlook. Pada beberapa kesempatan di Juni 2026, eksekutif di RLI Corp., LTC Properties, American Assets Trust, dan TXO Partners LP berinvestasi besar-besaran di perusahaan mereka sendiri, menunjukkan keyakinan pada kinerja saham di masa depan.[2]
Apa yang terjadi
RLI Corp. melaporkan beberapa pembelian oleh insider pada 27 Mei dan 1 Juni 2026. Presiden dan CEO Craig Kliethermes membeli 2.000 saham seharga $104.000, sementara COO Jennifer Klobnak membeli jumlah yang sama seharga $105.440. Direktur David Duclos juga membeli 2.500 saham sehari setelahnya seharga $129.975. Selain itu, direktur lainnya, Clark Kellogg, membeli 3.000 saham senilai $152.700.
Transaksi ini terjadi setelah pasar bearish yang dimulai pada November 2024, yang sangat mempengaruhi harga saham RLI meskipun pendapatan operasionalnya solid. “Insider mulai menggunakan opsi dan melakukan pembelian di luar pasar terbuka segera setelah harga saham mencapai titik terendah,” menurut laporan tersebut. RLI, yang dikenal sebagai Dividend King, memiliki sejarah meningkatkan dividen selama 51 tahun berturut-turut, meskipun saat ini memiliki hasil rendah 1,3% yang didukung oleh dividen tambahan.[1]
Mengapa ini penting
Pembelian oleh insider sering kali menunjukkan bahwa eksekutif percaya saham perusahaan mereka undervalued. Dalam kasus ini, pembelian terjadi selama periode ketika sentimen investor telah menurunkan harga saham RLI secara signifikan. Perusahaan lain seperti LTC Properties dan TXO Partners LP juga mengalami transaksi insider yang signifikan, menunjukkan keyakinan pada prospek masa depan perusahaan-perusahaan ini di tengah volatilitas pasar.
Latar Belakang
Pada 20 Mei 2026, tren pembelian oleh insider muncul ketika beberapa eksekutif mulai mengenali tanda-tanda pasar. Saham RLI telah terdepresiasi lebih dari 40% tanpa penurunan hasil operasional. LTC Properties mengubah struktur portofolionya pada 2024, beralih ke perumahan senior, sambil tetap fokus pada akuisisi fasilitas perumahan senior tambahan sebagai bagian dari strateginya.[3]
American Assets Trust mengalami fluktuasi signifikan dalam sahamnya sejak awal tahun ketika beberapa laporan analis yang tidak menguntungkan mendorong kehati-hatian di kalangan investor, meskipun kinerja operasionalnya kuat. Sementara itu, TXO Partners LP fokus pada lokasi pengeboran yang kurang berkembang, mempengaruhi persepsi investor terhadap nilainya.
Apa selanjutnya
Insider diperkirakan akan terus memantau kondisi pasar dengan cermat. Laporan pendapatan mendatang dan keputusan strategis lebih lanjut mengenai manajemen aset mungkin memberikan wawasan tambahan tentang kinerja perusahaan dan posisi pasar.

