Bitcoin berjuang untuk mempertahankan kepercayaan investor, menurut The Motley Fool.
Apa yang terjadi?
Bitcoin memiliki kapitalisasi pasar sebesar $1,2 triliun, menjadikannya pemain signifikan di pasar cryptocurrency. Namun, nilainya telah merosot menjadi $61.600, penurunan 50% dari puncaknya tahun lalu sebesar $126.200. Para analis menunjukkan bahwa banyak faktor yang mendorong pertumbuhan Bitcoin tidak terwujud.
Michael Saylor, salah satu pendiri perusahaan Strategy, menegaskan bahwa Bitcoin bisa mencapai $21 juta pada tahun 2045, menunjukkan potensi pengembalian sebesar 34.000%. Dia percaya bahwa sifat desentralisasi Bitcoin dan pasokan terbatas sebanyak 21 juta koin menjadikannya sebagai mata uang cadangan masa depan yang mungkin. Namun, dia menghadapi skeptisisme terkait ramalan ini, terutama mengingat bahwa Strategy memiliki sekitar $52 miliar dalam Bitcoin.
“Karena Bitcoin sepenuhnya terdesentralisasi, ia tidak bisa dikendalikan oleh orang, perusahaan, atau pemerintah mana pun,” kata Saylor.
Ark Investment Management, yang dipimpin oleh Cathie Wood, juga melihat potensi dalam Bitcoin, memprediksi kapitalisasi pasar sebesar $16 triliun pada tahun 2030. Perkiraan ini didasarkan pada Bitcoin yang mengambil sebagian besar kapitalisasi pasar emas saat ini sebesar $27,9 triliun, berdasarkan perilaku investor yang lebih memilih kelangkaan dan portabilitasnya.
Mengapa ini penting?
Kelayakan Bitcoin sebagai investasi arus utama sedang diperiksa. Meskipun cryptocurrency ini telah mengungguli sebagian besar kelas aset dalam dekade terakhir dengan pengembalian sebesar 9.640%, kemampuannya untuk bertindak sebagai penyimpan nilai yang dapat diandalkan tetap diperdebatkan. Dengan kurang dari 7.000 bisnis di seluruh dunia yang menerima Bitcoin, jalan menuju adopsi yang luas masih belum jelas.
Banyak investor melihat proyeksi Saylor dan Ark sebagai terlalu optimis, terutama mengingat kinerja Bitcoin baru-baru ini dibandingkan dengan aset tradisional seperti emas, yang mengalami kenaikan sementara Bitcoin mengalami penurunan nilai. Taruhannya tinggi, karena skeptisisme yang meningkat dapat mempengaruhi sentimen investor di seluruh pasar cryptocurrency.
Latar belakang
Pada 20 Mei 2026, perjuangan Bitcoin ditekankan oleh ketidakstabilan harga dan metrik adopsi yang gagal. Tindakan pemerintah untuk mendebas mata uang fiat meningkatkan minat pada Bitcoin sebagai alternatif; namun, penerimaannya dalam ekonomi yang lebih luas tetap terbatas, hanya mengelola sebagian kecil dari transaksi global. Lingkungan ini telah menyebabkan peningkatan kehati-hatian di antara calon investor.
Pada 27 Mei 2026, analis pasar terus menyatakan keraguan mengenai kelayakan jangka panjang Bitcoin. Meskipun mencapai puncak historis, banyak yang memperingatkan bahwa penurunan baru-baru ini mungkin menunjukkan tantangan dalam mencapai ramalan ambisius yang diajukan oleh beberapa pemimpin industri.
Apa selanjutnya?
Investor harus memantau kinerja Bitcoin dengan cermat, karena cryptocurrency ini tampaknya bersiap untuk tahun kedua berturut-turut mengalami kerugian. Pada 1 Juni 2026, para ahli pasar akan menilai kembali Bitcoin di tengah tekanan ekonomi yang terus berlanjut dan perubahan sentimen investor untuk menentukan arah masa depannya.

