Stablecoin RLUSD milik Ripple mengalami penurunan signifikan dalam kapitalisasi pasar, menurut U.Today. Pembakaran besar-besaran terjadi pada 5 Juli 2026, mengurangi nilainya menjadi $1,4 miliar seiring meningkatnya persaingan dengan peluncuran Open USD (OUSD).
Apa yang terjadi
Pada 5 Juli 2026, data blockchain menunjukkan bahwa sekitar 146 juta token RLUSD telah dibakar di XRP Ledger. Pengurangan besar ini menyebabkan kapitalisasi pasar menyusut dari hampir $1,9 miliar menjadi hanya $1,4 miliar, menurut CoinGecko. Pembakaran ini cukup signifikan sehingga Ethereum melampaui XRP Ledger dalam penerbitan RLUSD.
Kemunculan Open USD, stablecoin baru yang dipatok pada dolar, bertepatan dengan penurunan RLUSD. Ripple baru-baru ini bergabung dengan konsorsium yang terdiri dari lebih dari 140 perusahaan, termasuk BlackRock dan Mastercard, untuk mempromosikan OUSD. Stablecoin baru ini bertujuan untuk mengatasi masalah skalabilitas dan tata kelola di dalam pasar.
Saat Ripple berkolaborasi dengan konsorsium ini, reaksi di dalam komunitas XRP bervariasi. Beberapa percaya bahwa OUSD dapat meningkatkan adopsi kripto, sementara yang lain, seperti CEO Anodos Panos Mekras, mengungkapkan kekhawatiran tentang persaingan langsung dengan stablecoin Ripple yang sudah ada.
Mengapa ini penting
Penurunan RLUSD menyoroti meningkatnya persaingan di pasar stablecoin. Saat pemain baru seperti Open USD memasuki arena, token yang sudah mapan mungkin menghadapi tekanan untuk berinovasi dan mempertahankan pangsa pasar. Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang kelayakan masa depan RLUSD di tengah munculnya opsi yang didukung oleh lembaga keuangan besar.
Reaksi pasar juga menunjukkan bahwa lanskap kompetitif dapat mempengaruhi harga saham perusahaan terkait, seperti yang terlihat pada penurunan saham Circle setelah pengumuman OUSD.
Latar Belakang
Pada 27 Mei 2026, kapitalisasi pasar RLUSD milik Ripple mencapai puncaknya hampir $1,9 miliar. Namun, perkembangan selanjutnya, terutama peluncuran Open USD yang akan datang, menyebabkan peningkatan pengawasan terhadap posisi RLUSD di pasar. Pengenalan OUSD telah memperdalam diskusi di dalam komunitas cryptocurrency tentang dampaknya terhadap stablecoin yang kurang mapan.
Apa selanjutnya
Setelah peluncuran Open USD yang sukses, perkembangan lebih lanjut diharapkan terjadi saat Ripple dan kolaboratornya bekerja untuk menerapkan infrastruktur stablecoin baru, dengan target peluncuran resmi pada September 2026.

