Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mundur di tengah tekanan internal partai, menurut Fox News. Pengumuman kemungkinan pengunduran diri Starmer bisa dilakukan seawal hari Senin, setelah tantangan signifikan dari dalam partainya menyusul kekalahan pemilihan baru-baru ini.
Apa yang terjadi
Keir Starmer sedang mempertimbangkan masa depannya sebagai pemimpin Partai Buruh, dengan diskusi mengenai pengunduran dirinya berlangsung di kediaman Chequers. The Observer melaporkan bahwa tokoh-tokoh senior Partai Buruh mengharapkan pernyataan mengenai masa depannya minggu depan. Sumber pemerintah mengatakan kepada Reuters bahwa meskipun ada tekanan, Starmer tetap berkomitmen untuk memimpin pemerintahan.[2]
Tekanan internal meningkat setelah kemenangan baru-baru ini oleh rivalnya, Andy Burnham, yang memenangkan kursi parlemen pada 19 Juni 2026. Kemenangan ini memposisikan Burnham sebagai penantang potensial bagi kepemimpinan Starmer: “Ancaman politik terhadap Starmer semakin meningkat,” catat Fox News. Starmer juga menghadapi kritik karena pengelolaan ekonomi yang buruk dan masalah terkait imigrasi ilegal.
Mengapa ini penting
Situasi ini menyoroti kemungkinan pergeseran kepemimpinan Partai Buruh saat anggota menyatakan ketidakpuasan terhadap pemimpin mereka saat ini. Lebih dari seratus anggota parlemen Partai Buruh secara terbuka meminta Starmer untuk mundur atau mengumumkan garis waktu yang jelas, menunjukkan hilangnya dukungan yang signifikan. Tantangan yang terus berlanjut dapat lebih mengguncang partai dan mempengaruhi prospek pemilihannya di masa depan.[1]
Latar belakang
Keir Starmer telah memimpin Partai Buruh sejak 2020 dan menjadi Perdana Menteri pada 2024. Masa jabatannya ditandai dengan meningkatnya biaya hidup dan kurangnya kepercayaan di antara anggota partai. Seruan untuk pengunduran diri Starmer meningkat setelah Partai Buruh mengalami hasil yang mengecewakan dalam pemilihan lokal bulan lalu, kehilangan banyak kursi dewan di seluruh Inggris.[3]
Pada 20 Mei 2026, setelah serangkaian kemunduran, lebih dari seratus anggota parlemen mulai mendesak Starmer untuk baik mundur atau menjelaskan rencananya untuk pergi. Beberapa pembantu mengundurkan diri, semakin memperumit dinamika internal partai.
Apa selanjutnya
Starmer diharapkan akan membahas masa depannya dengan pernyataan seawal hari Senin, yang dapat memberikan kejelasan tentang posisinya di dalam Partai Buruh dan kemungkinan tantangan kepemimpinan dari Andy Burnham.

