Bitcoin turun di bawah $65,000 pada 5 Juni 2026, titik terendah sejak Maret 2024, menurut The Motley Fool.
Apa yang Terjadi
Penurunan Bitcoin terutama disebabkan oleh keluarnya dana yang signifikan dari dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin, yang mengalami penarikan sebesar $4,4 miliar baru-baru ini. Penurunan ini terjadi saat investor mengharapkan tren naik, setelah mencapai puncak lebih dari $80,000 hanya sebulan sebelumnya.[3]
Latar belakang dari pergerakan mendadak ini termasuk meningkatnya tingkat inflasi. Indeks Harga Konsumen (CPI) naik menjadi 4,2% pada bulan Mei, yang sebagian besar dipicu oleh lonjakan harga energi sebesar 17,9% akibat konflik yang sedang berlangsung antara AS-Israel-Iran. Dampak dari kenaikan harga ini telah membuat investasi tradisional lebih menarik dibandingkan aset seperti Bitcoin, yang dianggap lebih berisiko.
Federal Reserve kini kemungkinan akan menaikkan suku bunga daripada menurunkannya pada tahun 2026. Perubahan kebijakan moneter ini berarti bahwa investasi yang lebih aman, seperti obligasi, mungkin menarik lebih banyak modal, mengalihkan dana dari cryptocurrency seperti Bitcoin.[2]
Mengapa Ini Penting
Penurunan nilai Bitcoin ini tidak hanya mempengaruhi investor tetapi juga pasar cryptocurrency yang lebih luas. Penurunan yang berkelanjutan dapat mengakibatkan hilangnya kepercayaan terhadap mata uang digital, yang telah menghadapi tantangan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Periode harga rendah yang berkepanjangan juga dapat menghalangi investasi baru di sektor ini.
Latar Belakang
Pada 5 Maret 2024, Bitcoin melampaui $80,000, menandai periode pertumbuhan yang kuat. Namun, berbagai variabel pasar, termasuk ketegangan geopolitik dan inflasi, mulai memicu volatilitas. Pada akhir April 2026, menjadi jelas bahwa inflasi meningkat, yang mengarah pada penurunan signifikan di awal Juni.[1]
Apa Selanjutnya
Investor akan memantau rapat Federal Reserve yang akan datang untuk indikasi kemungkinan kenaikan suku bunga. Rapat berikutnya dijadwalkan pada Juli 2026, di mana setiap perubahan kebijakan dapat mempengaruhi trajektori Bitcoin dalam beberapa bulan mendatang.

