Bitmine Immersion Technologies (BMNR) menghadapi kerugian hampir $9 miliar setelah harga ether (ETH) turun di bawah $1,800, menurut CoinDesk. Penurunan ini, yang berdampak pada saham perusahaan, terus mengguncang kepercayaan investor sejak awal Mei 2026.
Apa yang terjadi?
Bitmine, pemegang ether korporat terbesar, melaporkan kerugian yang belum direalisasi sekitar $8,9 miliar setelah penurunan nilai ETH. Saham perusahaan turun 5,9% pada hari Rabu, mencapai harga di bawah $17. Penurunan ini memperpanjang penurunan saham menjadi 28% sejak awal Mei, mencapai titik terendahnya sejak pengumuman strategi kas Ethereum pada tahun 2025.
Penurunan cryptocurrency ini terjadi saat ETH menguji kembali level terendahnya pada bulan Februari, setelah kehilangan lebih dari 20% sejak awal Mei. Tom Lee, salah satu pendiri Fundstrat dan ketua Bitmine, sebelumnya menyatakan bahwa “musim dingin crypto mini” di pasar kemungkinan telah berakhir, menandakan awal dari “musim semi crypto” yang baru.
“Bitmine telah mengumpulkan lebih dari 5,4 juta ETH, atau sekitar 4,5% dari total pasokan Ethereum yang beredar,” menurut data yang dikumpulkan oleh DropsTab.
Mengapa ini penting?
Kondisi Bitmine menggambarkan tantangan yang terus berlanjut di sektor aset digital. Perusahaan-perusahaan mengadopsi strategi untuk mengumpulkan cryptocurrency dengan menggalang modal di pasar publik, mirip dengan pendekatan yang digunakan oleh pelopor seperti Michael Saylor. Seiring dengan terus turunnya harga crypto, mempertahankan model kas semacam itu menjadi semakin sulit.
Banyak perusahaan kini menghadapi kerugian yang signifikan dan belum direalisasi, menimbulkan keraguan tentang kelayakan strategi mereka di tengah kondisi pasar saat ini.
Latar Belakang
Pada 4 Mei 2026, Tom Lee mengklaim dalam sebuah acara pasar bahwa musim semi crypto baru telah dimulai. Namun, penjualan besar-besaran selanjutnya di ETH telah merusak proyeksi ini. Sejak saat itu, saham Bitmine telah melemah secara signifikan, mencerminkan tren pasar yang lebih luas dan sentimen investor di lingkungan crypto.
Per 2026, Bitmine mengumumkan pergeseran strateginya, mengumpulkan Ether untuk menstabilkan kasnya, yang membuatnya rentan terhadap fluktuasi pasar.
Apa yang selanjutnya?
Keputusan mendatang terkait praktik keuangan dan manajemen cryptocurrency mungkin akan terjadi saat Bitmine mengevaluasi posisinya. Selain itu, perusahaan mengantisipasi perkembangan lebih lanjut dalam operasi staking-nya, yang dapat mempengaruhi strategi pemulihan keuangannya dalam beberapa bulan mendatang.

