Harga saham SoundHound AI telah turun 29% dalam enam bulan terakhir, menurut The Motley Fool. Perusahaan ini menghadapi tantangan meskipun melaporkan pendapatan tertinggi dalam kuartal pertama, di tengah kekhawatiran mengenai akuisisi yang sedang berlangsung.
Apa yang terjadi?
Para pemegang saham SoundHound AI (NASDAQ: SOUN) telah menyaksikan penurunan nilai saham yang signifikan, turun sekitar 29% dalam enam bulan terakhir. Meskipun perusahaan melaporkan pendapatan tertinggi yang pernah ada pada kuartal pertama, kekhawatiran tentang akuisisi LivePerson menghambat kepercayaan di kalangan investor. Akuisisi ini bernilai $43 juta dan bertujuan untuk melengkapi kemampuan SoundHound dalam kecerdasan buatan.[1]
Jika berhasil, integrasi LivePerson dapat menghidupkan kembali momentum keuangan SoundHound. Perusahaan memperkirakan akan menambah $100 juta dalam pendapatan pada tahun 2027, yang berpotensi meningkatkan total pendapatan antara $350 juta dan $400 juta. Namun, kekhawatiran tetap ada mengenai profitabilitas kedua perusahaan, karena LivePerson melaporkan kerugian bersih lebih dari $67 juta pada tahun 2025.
Investor sangat khawatir tentang metode akuisisi, di mana SoundHound berencana membayar LivePerson dengan saham, yang dapat menyebabkan dilusi pemegang saham. Strategi ini mungkin memberikan tekanan jangka pendek tetapi bisa dibenarkan jika kesepakatan tersebut menciptakan nilai jangka panjang.[2]
Mengapa ini penting?
Nilai SoundHound AI tergantung pada keberhasilan integrasi LivePerson. Saat ini, SoundHound beroperasi tanpa utang, yang memberikan lanskap keuangan yang menguntungkan untuk akuisisi. Namun, skeptisisme investor tentang profitabilitas menimbulkan risiko. Jika LivePerson gagal memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan SoundHound, hal ini dapat merusak kelayakan jangka panjang dari akuisisi tersebut.[3]
Latar Belakang
Pada 15 Mei 2026, SoundHound menerbitkan laporan Q1, mengungkapkan pendapatan rekor. Meskipun pencapaian ini, pengumuman akuisisi LivePerson menciptakan ketidakpastian seputar saham. Ketika kekhawatiran tentang dampak akuisisi terhadap nilai pemegang saham meningkat, harga saham mengalami penurunan yang signifikan.
Apa yang selanjutnya?
Akuisisi LivePerson diperkirakan akan ditutup pada paruh kedua tahun 2026, tergantung pada persetujuan regulasi dan uji tuntas. Investor akan memantau perkembangan dalam situasi berisiko tinggi ini dengan seksama.

