Seorang influencer TikTok asal Inggris menghadapi kemungkinan eksekusi di Dubai setelah diduga menikam seorang pria hingga tewas dalam apa yang dia klaim sebagai pembelaan diri, menurut kelompok advokasi Detained in Dubai.
Apa yang terjadi
Brooke George, 23 tahun, dari Kent, telah didakwa dengan pembunuhan seorang pria berusia 26 tahun yang dia temui di Facebook. Polisi di Dubai sedang mengejar dakwaan pembunuhan berencana, yang bisa berujung pada eksekusi dengan regu tembak jika dia dinyatakan bersalah. Informasi ini berasal dari Detained in Dubai, yang memperjuangkan hak-hak warga asing di wilayah tersebut.
George, yang membuat video TikTok, pergi ke Dubai setelah menjalin hubungan online dengan pria tersebut. Selama kunjungan keduanya, Detained in Dubai mengklaim perilakunya berubah menjadi “semakin mengontrol dan abusif.” Diduga, dia menyerangnya setelah malam keluar, yang membuatnya ketakutan akan nyawanya.
“Brooke mengatakan dia takut akan nyawanya dan, meraih pisau dapur yang ada dalam jangkauannya, bertindak untuk membela diri,” kata kelompok tersebut.
Mengapa ini penting
Kasus ini menyoroti isu-isu penting terkait kekerasan terhadap perempuan, hak pembelaan diri, dan proses hukum bagi warga asing yang ditahan di luar negeri. Kelompok advokasi mengungkapkan kekhawatiran bahwa perlakuan hukum terhadap individu, terutama perempuan, mungkin tidak menjunjung tinggi hak asasi manusia yang mendasar.
Latar belakang
Pada 1 Juni, George mengunggah di Instagram, membagikan kegembiraannya tentang perjalanannya dan memberi keterangan positif pada kontennya. Namun, pengalamannya berubah buruk selama kunjungan keduanya, yang berpuncak pada insiden penikaman pada 22 Juni. Keluarga George melaporkan bahwa dia menghubungi mereka dalam keadaan tertekan di tengah dugaan serangan tersebut.
Apa selanjutnya
George tetap dalam penahanan sementara penyelidikan berlangsung, dan tim hukumnya sedang mencari pengadilan yang adil serta meminta jaminan sementara menunggu proses hukum.

