Amazon dan Alphabet telah mengalami kenaikan saham yang signifikan tahun ini, menurut The Motley Fool. Berdasarkan data terbaru, saham Amazon telah naik sekitar 8%, sementara saham Alphabet melonjak sekitar 13% hingga saat ini.
Apa yang terjadi
Amazon dan Alphabet adalah dua pemain terkemuka di sektor kecerdasan buatan (AI). Divisi komputasi awan Amazon, Amazon Web Services (AWS), menghasilkan $37,6 miliar dalam pendapatan selama kuartal pertama 2026, mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 28%. CEO Andy Jassy mencatat,
“Sangat tidak biasa bagi sebuah bisnis untuk tumbuh secepat ini dengan basis yang sebesar ini.”
Sementara itu, segmen Google Cloud milik Alphabet mencapai pertumbuhan pendapatan yang luar biasa sebesar 63%, mencapai $20 miliar dalam periode yang sama.
Jalur pertumbuhan kedua perusahaan mencerminkan investasi besar mereka di AI. Amazon telah menghabiskan banyak untuk proyek modal, memperkirakan sekitar $200 miliar dalam pengeluaran untuk 2026. Meskipun arus kas bebas selama dua belas bulan terakhir telah menurun menjadi sekitar $1 miliar, berbagai sektor perusahaan, termasuk inisiatif chip kustom yang sedang berkembang, terus berkembang. Selain itu, backlog cloud Alphabet kini melebihi $460 miliar, dengan CEO Sundar Pichai menyoroti bahwa,
“Solusi AI perusahaan kami telah menjadi pendorong utama pertumbuhan Cloud untuk pertama kalinya.”
Mengapa ini penting
Keberhasilan Amazon dan Alphabet sangat penting, tidak hanya untuk kesehatan finansial mereka tetapi juga untuk arah industri AI. Saat kedua perusahaan terus berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur AI, kinerja mereka kemungkinan akan mempengaruhi tren pasar dan kemajuan teknologi. Pengeluaran modal mereka menunjukkan komitmen yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang di bidang yang berkembang pesat.[1]
Latar Belakang
Pada 20 Mei 2025, Amazon dan Alphabet mengumumkan rencana untuk meningkatkan kemampuan AI mereka secara signifikan, mengutip kebutuhan akan infrastruktur yang kuat untuk mendukung inovasi di masa depan. Pada April 2026, kedua perusahaan mulai mengungkapkan angka pertumbuhan pendapatan yang substansial, menekankan efektivitas investasi mereka. Permintaan yang kuat untuk layanan cloud telah menjadi pendorong utama di balik peningkatan pendapatan mereka.[2]
Apa selanjutnya
Amazon dan Alphabet akan memberikan pembaruan lebih lanjut mengenai kinerja keuangan dan inisiatif strategis mereka dalam laporan pendapatan kuartalan mendatang yang dijadwalkan pada Juli 2026. Pengungkapan ini diharapkan memberikan lebih banyak wawasan tentang investasi AI mereka dan proyeksi pendapatan untuk paruh kedua tahun ini.

