Saham Netflix turun 41,9% selama setahun terakhir, menurut Simply Wall St. Harga saham perusahaan ditutup pada $72,89, mencerminkan penurunan 10,8% dalam seminggu terakhir. Analis menyarankan bahwa penurunan ini mungkin memberikan kesempatan bagi investor untuk membeli dengan valuasi yang lebih rendah.[2]
Apa yang terjadi
Saham Netflix telah mengalami volatilitas yang signifikan, dengan pengembalian menurun 17,7% selama sebulan terakhir dan 19,9% sejak awal tahun. Perusahaan menghadapi tantangan akibat investasi konten yang besar dan meningkatnya persaingan di industri streaming. Situasi ini telah mempengaruhi sentimen pasar, membuat valuasi menjadi tidak pasti.
Menurut Simply Wall St, Netflix memiliki skor valuasi 6 dari 6. Laporan tersebut menyebutkan, “Netflix diperdagangkan dengan diskon sekitar 23,4%,” berdasarkan model arus kas diskonto dengan nilai intrinsik yang diperkirakan sebesar $95,10 per saham.[1]
Mengapa ini penting
Penurunan harga saham Netflix dapat memberikan peluang beli bagi investor yang menilai potensi pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Penurunan nilai saham yang signifikan sangat kontras dengan kinerja historisnya, di mana saham tersebut meningkat 75,2% selama tiga tahun terakhir.[3]
Latar Belakang
Pada 20 Mei 2026, analis pasar menyoroti bahwa harga Netflix saat ini sejalan dengan berbagai ukuran nilai yang mendasarinya. Kesulitan perusahaan dengan tren pelanggan dan investasi konten telah menyebabkan fluktuasi sentimen investor.
Apa yang akan terjadi selanjutnya
Investor akan memantau laporan pendapatan Netflix yang akan datang untuk menilai bagaimana perusahaan berencana meningkatkan stabilitas keuangan di tengah persaingan yang terus berlanjut. Panggilan pendapatan kuartalan berikutnya dijadwalkan pada 15 Juli 2026.

