Saham Sandisk melonjak 54,6% di bulan Mei namun mengalami penurunan di bulan Juni, menurut The Motley Fool.
Apa yang terjadi
Sandisk (NASDAQ: SNDK) mengalami lonjakan signifikan dalam harga sahamnya selama bulan Mei, yang sebagian besar dipicu oleh hasil fiskal yang kuat yang dirilis pada 30 April untuk kuartal ketiga yang berakhir pada 2 April. Menurut laporan tersebut, perusahaan mencatatkan laba non-GAAP sebesar $23,41 per saham dengan penjualan mencapai $5,95 miliar, melampaui ekspektasi analis.[1]
Hasil ini menunjukkan peningkatan penjualan tahunan yang luar biasa sebesar 251% dan memicu serangkaian peningkatan target harga dari para analis. Lingkungan perdagangan yang menguntungkan untuk saham chip AI bulan lalu semakin memperkuat momentum bullish Sandisk.[3]
Mengapa ini penting
Penurunan terbaru dalam saham Sandisk, yang turun 8% di bulan Juni, menyoroti kekhawatiran di kalangan investor mengenai kenaikan suku bunga. Angka pekerjaan positif yang dirilis dalam laporan pekerjaan bulan Mei dari Biro Statistik Tenaga Kerja menunjukkan bahwa ekonomi AS menambah 172.000 posisi nonpertanian, jauh melampaui perkiraan.
Pertumbuhan lapangan kerja yang kuat ini dapat menyebabkan potensi kenaikan suku bunga dari Federal Reserve, yang biasanya berdampak negatif pada saham teknologi seperti Sandisk dengan menciptakan lingkungan investasi yang kurang menarik.
Latar Belakang
Pada 30 April 2026, Sandisk menerbitkan laporan fiskal kuartal ketiga, menunjukkan kinerja yang lebih kuat dari yang diperkirakan dan mempersiapkan panggung untuk bulan rekor. Sebelumnya, saham perusahaan telah mengalami fluktuasi sebagai respons terhadap tren pasar yang lebih luas, terutama yang memengaruhi saham teknologi.[2]
Apa selanjutnya
Investor akan memantau laporan ekonomi mendatang dan pertemuan Fed yang dapat memberikan indikasi lebih lanjut tentang penyesuaian suku bunga dan dampaknya terhadap saham teknologi, termasuk Sandisk.

