Pasar saham sedikit bangkit pada hari Rabu setelah penurunan tajam pada saham teknologi, menurut AFP. Pergerakan ini mengikuti kekhawatiran tentang meningkatnya pengeluaran untuk AI dan biaya pinjaman di tengah fluktuasi harga minyak.
Apa yang terjadi
Pasar saham mengalami pemulihan kecil pada hari Rabu setelah penurunan tajam pada saham teknologi. Penurunan ini terutama dipicu oleh kekhawatiran investor mengenai pengeluaran besar-besaran untuk kecerdasan buatan meskipun biaya pinjaman meningkat. Indeks Wall Street dibuka dengan kinerja campuran, dengan kemajuan secara keseluruhan tercatat di pasar saham Asia dan Eropa.[1]
Harga minyak mentah Brent jatuh di bawah $75 per barel untuk pertama kalinya sejak pecahnya perang di Timur Tengah. Patokan AS, West Texas Intermediate, juga turun di bawah $70, menandai kejadian serupa sejak awal konflik pada bulan Februari. “Persediaan tetap rendah, jadi penurunan tidak tidak terbatas, tetapi normalisasi aliran pengiriman telah meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan besar,” kata Patrick Munnelly, strategi pasar di Tickmill Group.
Mengapa ini penting
Sentimen investor tetap tidak pasti mengenai perkembangan mendatang di pasar minyak, terutama terkait kemungkinan biaya transit Iran melalui Selat Hormuz yang strategis. Permintaan minyak diperkirakan akan menguat seiring negara-negara mengisi kembali cadangan strategis yang terkuras selama krisis yang sedang berlangsung.
Latar Belakang
Pada 20 Mei 2026, pasar saham Eropa menunjukkan kinerja campuran, dengan penurunan yang disebabkan oleh jatuhnya saham perusahaan teknologi besar. Hari sebelumnya, terjadi penurunan signifikan di seluruh saham teknologi, yang menyebabkan lingkungan pasar yang hati-hati yang terlihat minggu ini. Para analis mengaitkan penjualan ini dengan kekhawatiran tentang pengembalian yang memadai dari investasi besar dalam teknologi AI.[2]
Apa yang selanjutnya
Investor akan memantau dengan cermat rilis pendapatan mendatang dari produsen chip AS, Micron Technology, yang dijadwalkan hari ini. Laporan ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang tren permintaan saat ini di sektor semikonduktor dan menilai arah masa depan investasi AI. [3]

