Kontroversi PGA Championship di Aronimink Golf Club
Selama PGA Championship di Aronimink Golf Club, Scottie Scheffler dan Rory McIlroy termasuk di antara beberapa pemain yang menyuarakan kekhawatiran terkait pengaturan lapangan oleh PGA of America di lapangan Donald Ross yang hampir berusia satu abad ini.
Kritik Pemain Terhadap Pengaturan Lapangan
Setelah putaran keduanya, Scheffler menganggap beberapa penempatan pin sebagai “tidak masuk akal” dan yang paling sulit yang pernah ia temui dalam tujuh tahun di PGA Tour, sementara McIlroy menyebut papan peringkat yang padat sebagai indikasi dari “pengaturan yang kurang baik.” Percakapan sebelum turnamen mencakup diskusi tentang dampak penghilangan pohon. Jon Rahm berkomentar, “Di belakang pikiran saya, mereka menanam pohon-pohon itu dengan visi masa depan untuk memiliki pohon-pohon itu dalam permainan, dan sekarang Anda menghilangkannya semua?”
Reaksi Pemain Terhadap Kondisi Lapangan
Pemain sering mengungkapkan ketidakpuasan terhadap arsitek, pejabat aturan, dan pengaturan lapangan, terutama ketika mereka merasa kondisi tersebut tidak adil. Di antara atlet yang terbiasa dengan kemewahan, pegolf menghadapi frustrasi, kompleksitas, dan penghargaan terhadap kondisi angin yang mempengaruhi permainan. Meskipun niat PGA of America di Aronimink mungkin kontroversial, jelas bahwa tujuan akhir mereka tidak melibatkan pemenang yang mencetak 20 di bawah par selama 72 hole atau mengelola cuaca.
U.S. Open yang Akan Datang di Shinnecock Hills
Seiring mendekatnya U.S. Open pada 18 Juni, pemain di Shinnecock Hills diharapkan akan mengeluh tentang berbagai aspek termasuk kecepatan green, penempatan pin, tinggi rough, tempo permainan, dan bahkan lalu lintas lokal—faktor-faktor di luar kendali mereka. Keluhan mereka kemungkinan akan mencerminkan kekhawatiran mereka tentang kondisi yang mirip dengan bagaimana mereka secara teliti memantau peralatan mereka sendiri.
Menghadapi Kondisi yang Menantang
Setelah menyaksikan kondisi lapangan pada tahun 2004 di mana staf pemeliharaan menyiram green ke-7 di antara grup untuk meningkatkan ketermainan, jelas bahwa USGA tidak akan membiarkan masalah drastis seperti itu terjadi lagi. Namun, pemain selalu dapat mengharapkan cuaca yang tidak terduga di Shinnecock Hills, mengingatkan mereka bahwa golf dimainkan di luar ruangan, bukan di lingkungan yang terkontrol.
Dampak Angin Pantai Terhadap Permainan
Shinnecock Hills, yang dibangun oleh suku Shinnecock lokal pada tahun 1891, kekurangan penutup pohon yang cukup untuk melindunginya dari angin pantai yang mempengaruhi tata letak yang dirancang oleh William Flynn. USGA dapat menempatkan pin dengan baik di green yang cepat dan miring, namun pukulan mendekat masih dapat meluncur ke area yang dipotong dengan rapi. Angin ini akan mengeringkan green, secara krusial mempengaruhi kecepatan dan strategi pemilihan klub selama permainan.
Antisipasi Debat Mengenai Pengaturan Lapangan
Jika Scheffler dan McIlroy menemukan elemen untuk dikritik di Aronimink, mereka pasti akan memiliki lebih banyak yang dibahas di Shinnecock Hills. Pemain kemungkinan akan memperdebatkan pilihan USGA mengenai panjang rough dan pengaturan fairway. Meskipun pengaturan akan dipengaruhi oleh ramalan cuaca, pada akhirnya, pola cuaca akan tetap tidak dapat diprediksi, menyulitkan permainan.
Sifat Shinnecock Hills yang Tak Terubah
Esensi ini melekat pada Shinnecock Hills Golf Club, sebuah kenyataan yang harus diterima pemain terlepas dari keluhan mereka.

