Analis memprediksi target harga $1M untuk XRP, menurut TheStreet.
Apa yang terjadi
XRP tetap berada di bawah level tertinggi sebelumnya sepanjang 2026, meskipun Ripple telah beralih ke perbankan yang diatur dan meluncurkan ETF XRP spot, yang telah melebihi $1 miliar dalam aset yang dikelola. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemegang mengenai kapan harga akan bergerak.
Jake Claver, seorang pendukung XRP terkemuka dan ketua Digital Ascension Group, mengungkapkan pandangan optimisnya dalam sebuah wawancara dengan TheStreet. Dia percaya bahwa stagnasi harga XRP saat ini disebabkan oleh perdagangan institusional yang terjadi di luar bursa. Claver mencatat bahwa katalis potensial seperti ETF, inisiatif perbankan Ripple, dan kejelasan regulasi dapat menyebabkan penyesuaian harga yang signifikan di akhir 2026.
Mengapa ini penting
Claver menyarankan bahwa pergerakan harga XRP di masa depan sangat bergantung pada dinamika pasar. Struktur pasar saat ini menghambat harga untuk mencerminkan permintaan nyata, karena investor besar dilaporkan mengakuisisi XRP di luar bursa publik, yang dapat menekan harga. Jika permintaan beralih ke bursa, harga dapat mengalami koreksi tajam.
Latar belakang
Pada November 2025, ETF XRP spot diluncurkan, menarik lebih dari $1 miliar dalam aliran kumulatif, menunjukkan minat institusional yang kuat. Selain itu, pada akhir 2025, Ripple memperoleh persetujuan bersyarat dari OCC untuk mengoperasikan bank kepercayaan nasional. Ripple juga telah mengajukan permohonan untuk akun master Federal Reserve, menandai kemajuan regulasi yang signifikan bagi perusahaan.
Apa yang selanjutnya
Claver mengantisipasi serangkaian perkembangan penting pada 2026, termasuk kemungkinan pengungkapan aturan pasar yang lebih jelas dan upaya berkelanjutan Ripple dalam mengamankan akun master Federal Reserve. Tanggal spesifik belum dikonfirmasi, tetapi tindakan legislatif pada Undang-Undang CLARITY mungkin terjadi sebelum masa reses Agustus.

