Sebuah satelit pengamatan Bumi telah berhasil menemukan objek di orbit secara mandiri, menurut TechCrunch. Pencapaian ini, yang diraih pada April 2026, menunjukkan penerapan teknologi AI canggih di luar angkasa, dengan implikasi signifikan bagi operasi satelit dan analisis data.
Apa yang terjadi
Pada bulan April, sebuah satelit pengamatan Bumi bernama Yam-9 berhasil mengidentifikasi area yang menarik secara mandiri, tanpa memerlukan intervensi manusia. Pencapaian ini menandai penggunaan pertama yang dilaporkan dari model visi-bahasa (VLM) di luar angkasa, menurut TechCrunch. Paket perangkat lunak ini dikembangkan oleh Laboratorium Propulsi Jet NASA dan memungkinkan satelit untuk merespons pertanyaan dalam bahasa alami, memfasilitasi pencarian spesifik secara real-time.
VLM, yang disebut Gemma 3 dan dibuat oleh Google DeepMind, dirancang untuk aplikasi edge, memungkinkan operasinya secara efektif pada perangkat keras yang terbatas. Model ini dapat menganalisis citra dan memahami nuansa kontekstual, sehingga mampu mengklasifikasikan data sensor terkait pengembangan perkotaan dan infrastruktur di sekitar pusat transportasi. Kepala AI Loft Orbital, Paul Lasserre, menekankan pentingnya teknologi ini, mengatakan, “Ini membuka pintu untuk lapisan patroli yang selalu aktif di luar angkasa.”
Mengapa ini penting
Pemajuan ini dapat secara dramatis meningkatkan kegunaan sensor luar angkasa. Dengan melakukan triase data awal di orbit, dapat secara signifikan mengurangi volume data mentah yang perlu diproses oleh analis di Bumi. Dalam jangka panjang, teknologi ini merupakan langkah dasar menuju penerapan sistem AI skala besar di luar angkasa.
Latar belakang
Pada 1 Oktober 2025, Loft Orbital meluncurkan satelit Yam-9 sebagai pendahulu untuk inisiatif AI masa depannya. Satelit ini dilengkapi dengan GPU Nvidia Jetson Orin AGX, sebuah chip terkemuka yang dirancang untuk komputasi luar angkasa. Pendekatan perusahaan ini berfokus pada penyediaan platform satelit untuk berbagai klien, menyerupai model infrastruktur-sebagai-layanan daripada manufaktur satelit tradisional.
Apa selanjutnya
Setelah demonstrasi yang sukses ini, kemajuan lebih lanjut diharapkan. Loft Orbital berencana untuk memperluas konstelasi satelitnya untuk mencapai cakupan real-time Bumi, menargetkan antara 50 hingga 100 satelit untuk pemantauan yang komprehensif.

