João Fonseca menyingkirkan Novak Djokovic di babak ketiga French Open pada 27 Mei 2026. Pemain Brasil berusia 19 tahun ini mengalahkan unggulan ketiga dalam pertandingan lima set di Roland Garros.
Apa yang terjadi?
Djokovic memimpin 5-1 di set pertama, tetapi Fonseca bangkit dan memperkecil jarak menjadi 5-4 sebelum Djokovic merebut set tersebut. Pemain Serbia itu memimpin di set kedua, menang 6-4, tetapi Fonseca menunjukkan kemampuannya dengan merebut set ketiga 6-3.
Pada set keempat yang ketat, Fonseca mematahkan servis Djokovic untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5 dan kemudian menyelesaikan set tersebut, memaksa terjadinya set penentu. Di set terakhir, Fonseca bangkit dari ketertinggalan 3-1, akhirnya menang 4-6, 4-6, 6-3, 7-5, 7-5 setelah bermain selama empat jam 53 menit.
Mengapa ini penting?
Kekalahan Djokovic menunda pencariannya untuk meraih rekor 25 gelar Grand Slam, menimbulkan pertanyaan tentang arah karirnya di dunia tenis. Kekalahan ini juga membuka peluang bagi pemain lain di Paris, terutama setelah kejutan sebelumnya ketika unggulan keempat Jannik Sinner tersingkir.
Latar belakang
Pada 20 Mei 2026, kekalahan mengejutkan Sinner di babak kedua mengubah peta turnamen. Djokovic menghadapi kritik atas sikap dan interaksinya dengan penonton di awal turnamen, menambah tekanan untuk tampil baik sebagai pemain favorit.
Apa selanjutnya?
French Open akan berlanjut dengan babak keempat yang dijadwalkan pada 29 Mei 2026. Pemain yang tersisa akan berusaha memanfaatkan situasi yang tidak stabil ini.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana Fonseca mengalahkan Djokovic?
Fonseca mengatasi ketertinggalan awal, memenangkan tiga set berturut-turut setelah kalah di dua set pertama.
Apa arti kekalahan ini bagi karir Djokovic?
Kekalahan ini menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan Djokovic untuk melampaui rekor 24 gelar Grand Slam milik Margaret Court.
Berita terkait di CR Today
Sumber
- CBS Sports — João Fonseca mengalahkan Novak Djokovic di babak ketiga French Open (diakses 2026-05-29)

